
Saham AS anjlok pada hari Rabu (21/5) karena lonjakan imbal hasil Treasury dan kekhawatiran fiskal yang baru membebani sentimen investor. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,6% dan 1,3%, sementara Dow Jones turun 817 poin.
Imbal hasil obligasi jangka panjang melonjak setelah lelang obligasi Treasury 20 tahun senilai $16 miliar yang lemah, dengan imbal hasil 30 tahun melonjak menjadi sekitar 5,08%, tertinggi sejak 2023 di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa rancangan undang-undang pajak dan belanja di Washington dapat semakin meningkatkan defisit federal.
Laba ritel menambah kegelisahan: Target (-5,2%) gagal memenuhi estimasi, memangkas prospeknya, dan menandai melemahnya permintaan konsumen terkait tarif, sementara Lowe's (-3%) dan TJX (-2,9%) tidak memberikan banyak kepastian. UnitedHealth turun 5,7% karena laporan bahwa mereka membayar panti jompo untuk mengurangi pemindahan rumah sakit. Di sisi lain, Alphabet naik 3% karena investasi AI baru. Investor juga mencermati pelemahan dolar AS dan kemungkinan implikasi dari KTT G-7 yang sedang berlangsung, yang menambah ketidakpastian pada prospek.(alg)
Sumber: Trading Economics
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama...